Tutorial Konfigurasi IP
Tugas Adsisjar
Konfigurasi IP
IP address ( Internet Protocol) Address adalah deretan angka biner antara 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap peralatan jaringan yang menggunakan Protocol TCP/IP. Jumlah IP address panjangnya dari 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk versi 6).
Fungsi IP Address sebagai pengalamatan komputer agar transfer data tidak salah tujuan; mempermudah pemahaman, selayaknya Pak Pos mengirimkan surat harus ada alamat tujuan dan pengirim dengan lengkap agar surat sampai ditujuan dan jika alamat tidak ditemukan maka surat bisa dikembalikan ke pengirim dengan benar.
Untuk pembagian IP address dapat dilihat sebagai berikut:
Kelas A : digunakan untuk jaringan WAN, IP address nya pada bagian pertama antara 0-127, dan yang merupakan Net ID nya yaitu 1 bagian yang pertama. Subnet mask nya 255.0.0.0.
Kelas B : biasanya digunakan untuk jaringan MAN, IP address nya pada bagian pertama antara 128-191, dan yang merupakan network ID nya yaitu 2 bagian pertama. Subnet masknya 255.255.0.0.
Kelas C : biasanya digunakan untuk jaringan LAN, Ip address nya pada bagian pertama antara 192-223, dan yang merupakan network ID nya yaitu 3 bagian pertama. Subnet masknya 255.255.255.0
Kelas D : biasanya digunakan untuk keperluan multicasting. IP address nya pada bagian pertama antara 224-247. Dalam multicasting tidak dikenal network ID dan host ID.
Kelas E : biasanya digunakan untuk keperluan umum. IP address nya pada bagian pertama antara 248-255.
Setting Konfigurasi IP Address di PC Windows
Sebelum mengubungkan client dengan server di Bee Accounting anda perlu setting IP komputer Server maupun Client.
Tujuannya agar koneksi tidak seting putus sambung saat menggunakan Bee karena ip komputer server yang berubah-ubah (Jika terdapat koneksi pada tempat anda).
Untuk cara setting IP ikuti langkah berikut :
1. Klik kanan icon network anda
Link Gambar
– Jika anda menggunakan wifi icon akan berbentuk seperti sinyal / wifi
– Jika anda menggunakan kabel LAN icon akan berbrntuk seperti gambar berikut
2. Pilih “Open Network and Sharing Center”
3. Lalu klik pada network yang anda gunakan
4. Lalu pilih “Details..”
– Untuk cara no 4 & 5 hanya di lakukan jika di tempat anda terdapat koneksi internet, jika tidak ada langsung menuju step ke-6.
5. Lalu catat pada bagian IPv4 Address
– Pada step ini anda perlu mencatat IP anda dan Gateway anda, agar anda bisa tetap bisa terhubung dengan internet
6. Pilih Properties
7. Pilih / Double klik pada “Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)”
8. Lalu pilih Pilih “Use the followong IP address“.
– Jika di tempat anda terdapat koneksi internet anda bisa isi IP anddress, Subnet mask dan Default Geteway seperti yang tertera sebelumnya (pada no 5)
– Jika di tempat anda terdapat tidak terdapat koneksi internet anda bisa isi sesuai berikut :
IP Address : 192.168.1.2
Subnet mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.1.1
dan untuk settingan client bisa isi sama seperti di atas hanya bisa IP addressnya saja, bisa di isi urut 192.168.1.3 dst.
– Jika sudah selesai klik OK
9. Pilih Ok lagi.
Komputer anda sudah tersetting ipnya.
Komentar
Posting Komentar